Langsung ke konten utama

ROMANCE

              KITA
Ada cara tuk mengerti waktu
Namun tak seperti ku memahami nya
Satu langkah ku menatap hidup-hidup
Disela gelisah kumerindu bayang rasa


Rasa ini terbias indah
bila waktuku cukup tuk bersama
diam menatap indah dirinya
dalam setiap mimpi-mimpi malam

Aku bukan tak memahami
hanya sulit ku tuk takluk kan rasa
merindu bayang cinta kita
bersemi tanpa kita duga

Akan kah dia mengerti
rasa semu yang mendampingi
menggiring waktu-waktu kita bersama
disaat kita memulai semua dan akhiri bersama?

kita satu dalam CINTA
kita memahami arti CINTA
kita selalu tersenyum karena CINTA
dan berjalan berdampingan tuk selamanya dalam CINTA



KAU DAN AKU

Setitik senyum terbias oleh mata
Mata hati yang tak bicara
Ia datang tanpa sebab
Dan tinggal di hati kita

Cinta bukan kata indah
terbuai dalam kalimat syahdu
Merayu demi langkah cinta
Dalam pekatnya rasa rindu

Kau indah dalam hatiku
Bukan kata yang kuungkap
Namun rasa yang tulus dalam kalbu
Kau dan Aku satu dalam CINTA


CINTA

Cinta tak terukur kadarnya
Ia rasa yang bisa merubah segalanya menjadi mungkin
Tanpa ada logika ia berjalan
melebur segala yang ada

Jika kita percaya,
ia akan menguatkan kita
jika kita ragu,
maka ia tak ragu menghancurkan kita

Rasa yang indah tanpa sebab
Cinta hadir bukan untuk berdusta
namun dia hadir untuk untuk memberi
Kedamaian di jiwa

Cinta tak perlu untuk bertanya jika ia mau
saat kita ragu bukan cinta yang bersalah
tapi kitalah yang mengingkarinya
tak perlu mencari obat untuk kita karena cintalah obatnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN KITA SEMUA SAMA

Sudah sejak lama saya ingin menulis sebuah cerita, yaitu sejak pertama kali aku menginjakan kaki di kota Jakarta ini, saya ingin sekali menulis dan  mengangkat sebuah cerita yang bertemakan orang-orang yang kehidupannya tidak seberuntung orang-orang yang lain. Disini yang saya maksudkan adalah orang-orang yang tinggal di kolong jembatan, pinggir jalan, kaki lima atau di sekitar perumahan orang-orang kaya atau yang memiliki pekarangan luas tanpa mengamanan yang ketat. Saya tinggal di kota ini kurang lebih hampir 5 tahun.   Sejak tahun 2011 yang silam hingga memasuki tahun ke lima yaitu di 2016 ini, sempat tercengan melihat kondisi kehidupan yang ada di pusat kota ini, walaupun sebenarnya sebelum berada di kota ini saya sudah tahu lewat televisi dan juga melalui internet yang sudah ada di kota kelahiranku, tetapi tetap saja mata dan hati terasa perih menyaksikan langsung keadaan yang sebenarnya. Mungkin banyak orang yang tinggal di perkampungan sana dan jauh dari me...

Perkara pemalsuan kartu kredit (carding) melalui internet (Petrus Pungkar)

Petrus pangkur adalah seorang mahasiswa dari sebuah univversitas dan berjenis kelamin Laki-laki, berusia 22 tahun, yang lahir di Flores. Saat itu tinggal di Gang Brojo Wikalpo No. 27 Mrican Yogyakarta. Petrus pungkar bermaksud hendak menguntungkan dirinya sendiri atau orang lain dengan melawan hak baik dengan memakai nama palsu atau keadaan palsu dengan akal tipu muslihat dan juga menggunakan perkataan-perkataan bohong. Terdakwa Petrus pangkar alias Bony Diobok-obok, pada hari sabtu tepat pada tanggal 03 maret 2001, pukul 00.03 WIB terdakwa datang ke warung Internet Nagatet di Jl. Pringgodani No 06 Condong catur,Depok,Sleman. Pada saat itu Petrus pangkar chatting  (yaitu dengan menggunakan fasilitas yang tersedia di internetyang memungkinkan seseorang dapat berkomunikasi secara langsung  dengan lawan bicara pada saat yang bersamaan juga) dan Dia meminta kartu kredit seseorang di Bandung yang namanya sering berubah-ubah dan diberikan dua nomor masing-masing: ...