Langsung ke konten utama

catatan awal

Hehe.. biasanya catatan itu ada di akhir sesuatu, nah kalo saya beda. Adanya di awal..
.
.

Tidak pernah sekalipun terlintas di pikiran untuk bekerja sebagai guru private, bahkan terbayangkan pun tidak ada sama sekali. Memang dulu waktu masih anak2 jamannya kalo di tanya apa cita-cita karna yang nanya adalah guru yah saya jawab Guru juga, jadi tergantung siapa yang nanya dan apa profesinya haha.. lucu sih kalo flashback..

Tapi ini sudah menjadi kenyataan, akhirnya emang benar-benar jadi guru deh. Disarankan oleh Tante saya untuk jadi guru les Bimbel di Bekasi, dari awal saya gak ada kata menolak. Ditanya langsung jawab iya, gak tahu kekuatan datang dari mana, dan belum ada sama sekali pengalaman mengajar.
Gimana mau ada pengalaman kan saya baru ujian sidang (GreenTable) untuk D3. Pengumunam aja belum keluar, tapi walaupun dengan bermodal nekat dan percaya diri saya jawab "IYA SAYA BERSEDIA".
Selain itu saya memang lagi butuh duit untuk wisuda, dan memang sudah dari awal januari melampirkan lamaran ke berbagai kantor dan perusahaan tapi belum ketemu juga dan mungkin ini adalah salah satu jawaban dari doa-doa yang selama ini saya panjatkan...

Awalnya sih saya kesulitan, karena setiap pagi dengan rada mengantuk saya harus bangun untuk persiapkan materi untuk saya ajarkan pagi ini. Memang malamnya sebelum tidur sudah dipersiapkan lengkap dengan buku2 yang akan saya bawa ke tempat Bimbel. Harus mandi, Masak dan semua itu saya lakukan sendiri tanpa ada bantuan orang lain, haha maklumlah saya kan baru pertama kali ngekost, sendiri lagi. Tapi kesininya sudah lumayan terbiasa dengan aktivitas pagi hari dan di tempat bimbel juga ga terlalu canggung lagi dengan anak-anak murid saya, bahkan sama orang tua murid.

Sekarang (waktu yang saat saya menulis di blog ini) tidak terasa sudah lewat 1 bulan, rasanya bersyukur bisa berbagi ilmu dengan anak-anak. Apalagi saya setiap bulan di kasih 'Gaji' Wow haha rasanya sesuatu dan makin bersemangat. Secara sekarang saya bisa menikmati hasil keringat saya sendiri. Memang ini bukan kali pertama saya gajian, tapi setidaknya inilah pertama sekali hasil keringat saya setelah di Kota ini. Akhir kata saya sangat Bersyukur atas apa yang saat ini saya lakukan semoga bermanfaat bagi anak2 di tempat bimbel dan juga bagi saya tentunya...

Jadi inti dari isi Blog saya kali ini yaitu : " jangan mudah putus asa, tetap berjuang, semangat, dan tetap bersukur serahkan sama Tuhan"

Komentar

Posting Komentar

Komentar yang baik dan membangun yah teman-teman :)

Postingan populer dari blog ini

ROMANCE

              KITA Ada cara tuk mengerti waktu Namun tak seperti ku memahami nya Satu langkah ku menatap hidup-hidup Disela gelisah kumerindu bayang rasa

KEHIDUPAN KITA SEMUA SAMA

Sudah sejak lama saya ingin menulis sebuah cerita, yaitu sejak pertama kali aku menginjakan kaki di kota Jakarta ini, saya ingin sekali menulis dan  mengangkat sebuah cerita yang bertemakan orang-orang yang kehidupannya tidak seberuntung orang-orang yang lain. Disini yang saya maksudkan adalah orang-orang yang tinggal di kolong jembatan, pinggir jalan, kaki lima atau di sekitar perumahan orang-orang kaya atau yang memiliki pekarangan luas tanpa mengamanan yang ketat. Saya tinggal di kota ini kurang lebih hampir 5 tahun.   Sejak tahun 2011 yang silam hingga memasuki tahun ke lima yaitu di 2016 ini, sempat tercengan melihat kondisi kehidupan yang ada di pusat kota ini, walaupun sebenarnya sebelum berada di kota ini saya sudah tahu lewat televisi dan juga melalui internet yang sudah ada di kota kelahiranku, tetapi tetap saja mata dan hati terasa perih menyaksikan langsung keadaan yang sebenarnya. Mungkin banyak orang yang tinggal di perkampungan sana dan jauh dari me...

Perkara pemalsuan kartu kredit (carding) melalui internet (Petrus Pungkar)

Petrus pangkur adalah seorang mahasiswa dari sebuah univversitas dan berjenis kelamin Laki-laki, berusia 22 tahun, yang lahir di Flores. Saat itu tinggal di Gang Brojo Wikalpo No. 27 Mrican Yogyakarta. Petrus pungkar bermaksud hendak menguntungkan dirinya sendiri atau orang lain dengan melawan hak baik dengan memakai nama palsu atau keadaan palsu dengan akal tipu muslihat dan juga menggunakan perkataan-perkataan bohong. Terdakwa Petrus pangkar alias Bony Diobok-obok, pada hari sabtu tepat pada tanggal 03 maret 2001, pukul 00.03 WIB terdakwa datang ke warung Internet Nagatet di Jl. Pringgodani No 06 Condong catur,Depok,Sleman. Pada saat itu Petrus pangkar chatting  (yaitu dengan menggunakan fasilitas yang tersedia di internetyang memungkinkan seseorang dapat berkomunikasi secara langsung  dengan lawan bicara pada saat yang bersamaan juga) dan Dia meminta kartu kredit seseorang di Bandung yang namanya sering berubah-ubah dan diberikan dua nomor masing-masing: ...