Langsung ke konten utama

Curahan hati

Saat seseorang merasa dirinya dicintai tetapi saat itu juga sama sekali tidak ada yang membalas rasa cintanya. Maka saat itulah rasa kecewa akan timbul, bahkan sakit hati juga bisa terjadi.

  "Kenapa saya tidak bisa membalas mencintai orang sebaik dirimu? walaupun dirimu sudah memberikan perhatian yang lebih terhadap diriku, maaf kan aku untuk segala sikap bahkan perlakuanku terhadap dirimu, tetapi aku yakin Tuhan juga lebih tahu, bahwa dirimu akan menemukan orang yang lebih pantas dari aku yang pasti akan membalasnya dengan baik juga"

"Dirimu tidak perlu menunggu waktu yang tepat untuk katakan I LOVE YOU.
 kamu bisa katakan setiap waktu bahkan disetiap kamu ingin ucapkan, ucapkan saja"

Beri maaf bagiku, kesalahan diwaktu yang sudah berlalu membuat hati dan pikiran terguncang, di dalam sepi hanyalah ditemnai diam membisu, seperti di dalam kegelapan yang tak setitik pun ku temui cahaya.
Redup bagaikan api yang di hembus angin, ingin ku curahkan segala isi hati tapi tapi tak kuasa menahan amarah.
Jika mengingat masa itu tidak pernah sedikitpun terlintas di dalam benak akan seperti ini.
Sekarang tinggallah diri yang menahan sakit hati dan kemuakan terhadap diri seseorang. Tidak bermakna benci maupun dengki hanyalah penyesalan yang tiada ujung.
Maaf Maaf Maaf....

"Aku tak bisa ingat, bahkan wajahmu hanya dawai-dawai kenangan
Aku masih kehilangan mu, tak seorangpun memanggil namaku,
Dulu kau panggil namaku dengan matamu, bukan dengan suaramu
Panggil namaku, Aku lupa namaku, Aku mengalahkan,u.
Sungguh hebat kenangan bisa terhapus seakan hari ini terasa hampa, tak muda untuk memejamkna Mata ini"

Curahan hati adalah sebuah kenangan yang dituturkan dari kata2 yang mungkin bagi sebagian orang tak berarti apapun.

Komentar

Posting Komentar

Komentar yang baik dan membangun yah teman-teman :)

Postingan populer dari blog ini

ROMANCE

              KITA Ada cara tuk mengerti waktu Namun tak seperti ku memahami nya Satu langkah ku menatap hidup-hidup Disela gelisah kumerindu bayang rasa

KEHIDUPAN KITA SEMUA SAMA

Sudah sejak lama saya ingin menulis sebuah cerita, yaitu sejak pertama kali aku menginjakan kaki di kota Jakarta ini, saya ingin sekali menulis dan  mengangkat sebuah cerita yang bertemakan orang-orang yang kehidupannya tidak seberuntung orang-orang yang lain. Disini yang saya maksudkan adalah orang-orang yang tinggal di kolong jembatan, pinggir jalan, kaki lima atau di sekitar perumahan orang-orang kaya atau yang memiliki pekarangan luas tanpa mengamanan yang ketat. Saya tinggal di kota ini kurang lebih hampir 5 tahun.   Sejak tahun 2011 yang silam hingga memasuki tahun ke lima yaitu di 2016 ini, sempat tercengan melihat kondisi kehidupan yang ada di pusat kota ini, walaupun sebenarnya sebelum berada di kota ini saya sudah tahu lewat televisi dan juga melalui internet yang sudah ada di kota kelahiranku, tetapi tetap saja mata dan hati terasa perih menyaksikan langsung keadaan yang sebenarnya. Mungkin banyak orang yang tinggal di perkampungan sana dan jauh dari me...

Perkara pemalsuan kartu kredit (carding) melalui internet (Petrus Pungkar)

Petrus pangkur adalah seorang mahasiswa dari sebuah univversitas dan berjenis kelamin Laki-laki, berusia 22 tahun, yang lahir di Flores. Saat itu tinggal di Gang Brojo Wikalpo No. 27 Mrican Yogyakarta. Petrus pungkar bermaksud hendak menguntungkan dirinya sendiri atau orang lain dengan melawan hak baik dengan memakai nama palsu atau keadaan palsu dengan akal tipu muslihat dan juga menggunakan perkataan-perkataan bohong. Terdakwa Petrus pangkar alias Bony Diobok-obok, pada hari sabtu tepat pada tanggal 03 maret 2001, pukul 00.03 WIB terdakwa datang ke warung Internet Nagatet di Jl. Pringgodani No 06 Condong catur,Depok,Sleman. Pada saat itu Petrus pangkar chatting  (yaitu dengan menggunakan fasilitas yang tersedia di internetyang memungkinkan seseorang dapat berkomunikasi secara langsung  dengan lawan bicara pada saat yang bersamaan juga) dan Dia meminta kartu kredit seseorang di Bandung yang namanya sering berubah-ubah dan diberikan dua nomor masing-masing: ...