Langsung ke konten utama

TATABOGA

PISANG

Sekilas tentang pisang, pisang sudah di kenal sebelum masehi dan paling sering disajikan sebagai buah meja. selain harganya relatif murah, rasanya enak dinikmati oleh berbagai suku bangsa.
pisang memiliki banyak mamfaat dan tergolong tanaman serbaguna. tidak hanya buahnya bagian lain dari pohon pisang pun bisa kita gunakan sebagai hiasan, seperti bunga, atau jantung pisang kepok, atau pisang batu enak dibuat sayur seperti sayur gulai, gudeg,lodeh.
sebagian besar dinegeri kita dan diberbagai negara asia biasanya menggunakan daunpisang sebagai pembungkus makan, termasuk pembungkus lontong. kue-kue tradisional Indonesia juga banyak menggunakan daunpisang sebagia pembungkusnya karena daunpisang bisa memberikan aroma yang khas.
hmmm lumanya menggiurkan nih kalo dilaama2in, mending kita langsung aja membahas cara2 membuat berbagai makanan dari pisang, seperti: "BANANA PUNCAKE"
CARA MEMBUAT BANANA PUNCAKE"
Bahan yang perlu kita siapkan 
untuk isi :
  • pisang raja Tua 3 buah, dikupas lalu dipotong kecil-kecil
  • kismis 50 gram
  • jeruk mandarin kalengan 50 grm ditiriskan
  • susu cair 150cc
  • gula pasir 100 grm
  • maizena 2 sdm, dilarutkan dengan sedikit air
  • esens pisang dan esens vanili 1 sdt
untuk dadar atau puncake:
  • tepung terigu 200, diayak
  • gula pasir 1 sdm
  • garam halus secukupnya
  • mentega 2 sdm makan, dicairkan
  • kuning telur 3 buah, dikocok sebentar
  • susu cair 400cc
  • mentega secukupnya, untuk mengoles
cara membuat :
1. isi dadar campur susu dan gula pasir, kemudian didihkan diatas api kecil. masukkan potongan pisang,kismis,dan larutan maizena, aduk hingga adonan mengental. setelah matang tambahkan esens dan vanili, aduk hingga tercampur rata. matika apinya, sisihkan.
2.dadar campur tepung terigu, gula pasir,garam aduk rata. masukkan telur aduk rata kembali.tuangkan susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk2 hingga menjadi adonan yang lembut. terakhir,masukkan mentega cair (yang sudah dingin), aduk rata. biarkan adonan ini selama 30 menit.
3. panaskan wajan dadar anti lengket bergaris tengah 80cm diatas api kecil olesin dengan mentega secara tipis. buat dadar dari adonan hingga matang do kedua sisinya. angkat dan baliukkan diatas piring datar kerjakan hingga adonan dadar habis. 
4. ambil selembar dadar tambahkan bahan isi dan lipat membentuk segitiga dan siap dihidangkan.
hmm, gampangkaaaaaaan, :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ROMANCE

              KITA Ada cara tuk mengerti waktu Namun tak seperti ku memahami nya Satu langkah ku menatap hidup-hidup Disela gelisah kumerindu bayang rasa

KEHIDUPAN KITA SEMUA SAMA

Sudah sejak lama saya ingin menulis sebuah cerita, yaitu sejak pertama kali aku menginjakan kaki di kota Jakarta ini, saya ingin sekali menulis dan  mengangkat sebuah cerita yang bertemakan orang-orang yang kehidupannya tidak seberuntung orang-orang yang lain. Disini yang saya maksudkan adalah orang-orang yang tinggal di kolong jembatan, pinggir jalan, kaki lima atau di sekitar perumahan orang-orang kaya atau yang memiliki pekarangan luas tanpa mengamanan yang ketat. Saya tinggal di kota ini kurang lebih hampir 5 tahun.   Sejak tahun 2011 yang silam hingga memasuki tahun ke lima yaitu di 2016 ini, sempat tercengan melihat kondisi kehidupan yang ada di pusat kota ini, walaupun sebenarnya sebelum berada di kota ini saya sudah tahu lewat televisi dan juga melalui internet yang sudah ada di kota kelahiranku, tetapi tetap saja mata dan hati terasa perih menyaksikan langsung keadaan yang sebenarnya. Mungkin banyak orang yang tinggal di perkampungan sana dan jauh dari me...

Perkara pemalsuan kartu kredit (carding) melalui internet (Petrus Pungkar)

Petrus pangkur adalah seorang mahasiswa dari sebuah univversitas dan berjenis kelamin Laki-laki, berusia 22 tahun, yang lahir di Flores. Saat itu tinggal di Gang Brojo Wikalpo No. 27 Mrican Yogyakarta. Petrus pungkar bermaksud hendak menguntungkan dirinya sendiri atau orang lain dengan melawan hak baik dengan memakai nama palsu atau keadaan palsu dengan akal tipu muslihat dan juga menggunakan perkataan-perkataan bohong. Terdakwa Petrus pangkar alias Bony Diobok-obok, pada hari sabtu tepat pada tanggal 03 maret 2001, pukul 00.03 WIB terdakwa datang ke warung Internet Nagatet di Jl. Pringgodani No 06 Condong catur,Depok,Sleman. Pada saat itu Petrus pangkar chatting  (yaitu dengan menggunakan fasilitas yang tersedia di internetyang memungkinkan seseorang dapat berkomunikasi secara langsung  dengan lawan bicara pada saat yang bersamaan juga) dan Dia meminta kartu kredit seseorang di Bandung yang namanya sering berubah-ubah dan diberikan dua nomor masing-masing: ...